Pacaran dengan bule?? kenapa ngga?? yups viewers kali ini aku akan membahas tentang Suka Dukanya pacaran sama bule hahahaha :D pasti banyak yang bertanya tanya mba pacaran sama bule itu enak ga ada dukanya.. weeeeehhhhhh itu semua bohong hahahah jadi kali ini jangan ada dusta diantara kita yaaaaaa hehehehe ;p
Pertama - tama kita bahas "Suka" nya dulu yaaaa hehehehe
1. Memiliki Fikiran Terbuka
Yups, ini adalah plus nya ketika kita menjalin hubungan sama Mas Bule hehehehe,,, secara bule itu kan smart ya fikiran mereka sangat terbuka untuk mempelajari hal-hal baru jadi secara ga langsung ketika kita berkomunikasi dengan mas bule naaaaahhhhh kita kebawa juga jadi pinter hehehe ;) mereka bukan tipe manusia yang mementingkan hal - hal kecil sebagai hal yang sepele naaaahhhhh dari situ kita bisa belajar banyak mengenai toleransi dan menghargai walaupun yg kita hargai itu hal - hal kecil loh guys ;)
2. Memiliki Perhatian yang Berlebih
Pasti banyak yg mengatakan " aaahhhh bohong mba bro bule itu mah cueeekkkk secuek2nya" wadoooohhhhh ini kesalahan besar viewers. Ketika ulangtahun ga dibeliin kado lantas kamu bilang dia cuek? ketika dia ga hafal tgl Anniv kalian itu dibilang cuek?? ketika dia ga tanya kamu sudah makan kah atau kamu lagi ngapain kah itu kamu bilang cuek??? waaahhhh itu sih kebanyakan basa basi hehehe bule itu ga suka basa basi viewers. Tapi sebenernya kalau bule udah jatuh cinta sama kaliaaaannnnn beeeeeuuuuuhhhhh apapun akan dilakukan hihihihi :D (asal jangan suruh benerin tali jemuran or nimba aer yoooo kan jadi bukan maco tapi cucok hihihihi) pengalaman pribadiku, mas buleku jarang yg namanya nanya kamu dimana, dengan siapa, semalam berbuat apa (haiiioooo jangan nyanyi hahahaha :D ) tapi dia justru ingin terlibat dalam hal-hal seperti bicara dengan orang tua kita, tanya kabar orang tua kita, telpon kita jika dia ada waktu dan yang bikin saya meleleh dia dan keluarga dia disana selalu mendoakan saya dan keluarga saya disini... naaahhhhh cinta dalam doa itu kan lebih berkaaaaahhhhh hihihihihihi
3.Toleransi Tingkat Tinggi
Nah Viewers ini yang paling saya suka dari seorang bule adalah tingkat toleransi mereka yang bisa dibilang tinggi. Mereka selalu punya rasa toleransiyang tinggi. ngga baperan, ngga ambekan pokoknya mereka itu the one.. dan untuk mengimbanginya kita juga jangan mudah ngambek dan baperan ;)
Dukanya huhuhu :'(
1. Dianggap Cewek Matre
Naaaahhhhh viewers kalo yang suami or pacarnya mas bule pasti sudah biasa dianggap cewek matre atau gold digger. Terutama sama bangsa sendiri looohhhhh, mereka pikir kita memilih bule karena menginginkan uang, harta, dan demi memiliki barang-barang bermerek internasional. Padahal
banyak juga wanita Indonesia yang memiliki pendidikan tinggi dan karir
yang bagus, tetapi mereka memilih bule sebagai pendamping hidupnya. Ini
artinya tidak semua hubungan dengan bule bermotif materi. Cewek yang
punya pasangan pria lokal juga banyak yang matre kok!
2. Dikira Cewek Murahan
“Wah si mbak mainannya bule…” (ngeliatin dari atas sampe bawah)
“Kuwi piro yo dibayar selamem??” (bisik-bisik dengan temannya)
Berjalan dengan pria bule memang bisa membuat wanita dianggap gampangan; mudah ditiduri atau dibayar untuk nge-sex. Orang Indonesia itu kadang suka negative thinking! Lihat wanita jalan dengan pria bule langsung dikira pelac*r. Itu sebabnya kalo saya jalan dengan pasangan saya selalu memakai pakaian yang cukup sopan, khususnya di Indonesia. Sudah mengenakan pakaian sopan saja saya masih mendapatkan tatapan yang terkesan melecehkan. kadang mata julitnya ituuuuu looohhhhh saya dilihat dari atas sampeeeeeeee bawah (bahkan mungkin jempol kaki juga keliatan kali hahahaha) cuman gara gara kita punya pasangan bule huuhuhuhu :'( itu sedih banget looohhhh
“Kuwi piro yo dibayar selamem??” (bisik-bisik dengan temannya)
Berjalan dengan pria bule memang bisa membuat wanita dianggap gampangan; mudah ditiduri atau dibayar untuk nge-sex. Orang Indonesia itu kadang suka negative thinking! Lihat wanita jalan dengan pria bule langsung dikira pelac*r. Itu sebabnya kalo saya jalan dengan pasangan saya selalu memakai pakaian yang cukup sopan, khususnya di Indonesia. Sudah mengenakan pakaian sopan saja saya masih mendapatkan tatapan yang terkesan melecehkan. kadang mata julitnya ituuuuu looohhhhh saya dilihat dari atas sampeeeeeeee bawah (bahkan mungkin jempol kaki juga keliatan kali hahahaha) cuman gara gara kita punya pasangan bule huuhuhuhu :'( itu sedih banget looohhhh
3. Dianggap Punya Pohon Uang atau ATM
Hampir semua orang
mengira bule pasti punya banyak uang. Jadi istri atau pacar bule pasti
kena imbas gak enaknya. Banyak teman yang gak pernah kontak tiba-tiba
menyapa lewat chat/inbox, ujung-ujungnya mau pinjam uang.
Pernah ada yang mau pinjam uang ke saya dalam jumlah besar dengan alasan
untuk modal usaha. Ada yang alasan keluarganya sakit, tertimpa musibah,
dan lain-lain. Bahkan sampai ada yang mau menggadaikan properti atau
barang-barangnya kepada saya. Kadang jadi sakit kepala, serba salah. Gak
dikasih nanti ujung-ujungnya dikatain sombong. Mau ngasih pinjam tapi
yang mau minjam bukan cuma satu-dua orang aja. Apa iya semua bisa
dipercaya? Belum lagi kalau ada acara apa-apa diminta jadi donatur. Gak
jarang ada yang minta ditraktir. Bukannya pelit, tapi kalau selalu
begitu kok rasanya seperti dimanfaatkan. Mungkin mereka kira bule punya
pohon uang yang bisa tumbuh terus, jadi uangnya gak habis-habis! Padahal
tidak semua bule punya banyak uang atau orang kaya. Bule punya
uang hasil dari bekerja juga, bukan karena ada hujan uang di negerinya.
Bule bukan ATM yang bisa keluarkan uang sesuai request. Jangan
kira bule suka buang-buang uang. Umumnya bule punya perencanaan
keuangan, sehingga uang yang keluar harus jelas ke mana dan untuk apa.
“Lo gak takut nanti ditinggal kabur ke negaranya??”
“Kalo kawin ama bule itu kawin kontrak ya??”
Tidak sedikit juga orang yang bilang bahwa wanita Indonesia cuma dijadikan pasangan sementara oleh bule. Mereka bilang ujung-ujungnya nanti akan diselingkuhi atau ditinggal balik ke negaranya. Yang paling sedih ada yang mikir soal kawin kontrak! Memangnya cinta sejati itu cuma untuk sesama ras ya?? Kalo beda ras mikirnya cinta atas nama uang! Sorry ya, saya bukan orang bodoh! Saya juga tau bagaimana menjaga perasaan orang huhuhuhu :'(. kadang kalo udah begini ya uwessss sama cuman bisa ngelus dada doang sambil banyak banyak istighfar anggep aja lagi ketemu setan-setan hehehhee :D
“Kalo kawin ama bule itu kawin kontrak ya??”
Tidak sedikit juga orang yang bilang bahwa wanita Indonesia cuma dijadikan pasangan sementara oleh bule. Mereka bilang ujung-ujungnya nanti akan diselingkuhi atau ditinggal balik ke negaranya. Yang paling sedih ada yang mikir soal kawin kontrak! Memangnya cinta sejati itu cuma untuk sesama ras ya?? Kalo beda ras mikirnya cinta atas nama uang! Sorry ya, saya bukan orang bodoh! Saya juga tau bagaimana menjaga perasaan orang huhuhuhu :'(. kadang kalo udah begini ya uwessss sama cuman bisa ngelus dada doang sambil banyak banyak istighfar anggep aja lagi ketemu setan-setan hehehhee :D
5. Dikira Baby Sitter or Tour Guide bahkan sampai dikatain Babu
Biasanya anak-anak
hasil dari pernikahan campuran memiliki wajah yang menawan (cantik atau
ganteng). Rata-rata lebih kelihatan muka bulenya daripada muka
Indonesianya. Perbedaan wajah dan warna kulit yang mencolok antara ibu
dan anak ini sering membuat si ibu kandung dianggap Baby Sitter, terutama kalau sedang jalan-jalan ke luar lingkungan rumah, misalnya ke mall. Kadang si ibu sudah menjelaskan panjang lebar pun orang tidak percaya. Tidak jarang petugas imigrasi airport sering mencurigai si ibu menculik anak orang.
Sering kali saat saya jalan dengan mas bule, atau teman-teman bule lain, saya dikira Tour Guide
(pemandu wisata). Pernah ketika saya pergi liburan bersama Mas bule ke tempat-tempat wisata di Indonesia, ada saja orang-orang yang
bertanya; “Bawa turis-turis dari mana, Mbak?” Belum lama ini mas bule saya diwawancara salah satu reporter TV daerah di salah satu bandara luar Jakarta. Waktu melihat saya di sebelah mas bule, si reporter bertanya: “Mbak guide-nya si mister??” Masa’ sih orang mau traveling ke gunung dan pantai harus pakai high heels atau ber-make up supaya gak dikira Tour Guide?? yang bener ajeeeeeee brooooooo
hehehehehe sebenernya siiihhhh masih banyak lagiiiiii yang ga enaknya karena gini ya viewers anggapan2 seperti itu saya tidak pernah dapatkan dari temen2 saya yg notabene foreigner tapi saya selalu dapat anggapan2 seperti itu oleh bangsaku sendiri itu yang bikin saya sedih (walaupun tidak semua orang indonesia beranggapan demikian) yooooooo uwessssss laaaahhhhh see you in the next blog ;)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar